Langsung ke konten utama

Festival Meti Kei dan 8 Destinasi Wisata Serunya

Sumber: Unsplash

Maluku Tenggara ternyata menyimpan keindahan Alam yang luar biasa mempesona. Salah satunya terletak di kepulauan Kei. Kepulauan Kei dikenal karena deretan lautnya yang menawan. Disamping itu,kondisi alamnya yang masih natural dan eksotis juga turut memanjakan mata bagi siapa saja yang mengunjunginya. Fenomena Meti Kei yang seru dengan festival pesta laut  yang mengikutinya semakin melengkapi keunikan pulau tersebut.

Penasaran bagaimana indahnya pulau Kei di Maluku Tenggara dan serunya Festival Pesona Meti Kei? Yuk kepoin infonya di bawah ini.

Fenomena Meti Kei

Sumber: Unsplash

Meti Kei adalah sebuah fenomena alam air laut surut terbesar dan terluas yang terjadi di Kepulauan Kei dalam setahun.  Fenomena ini terjadi selama 2 bulan, yaitu di bulan Oktober  sampai November.

Akibat dari fenomena Meti Kei ini, biasanya akan muncul daratan yang lebih luas akibat dari surutnya air laut. Selain itu  beberapa daratan atau pulau kecil yang biasanya terpisah, akan terlihat terhubung dengan adanya fenomena ini.

Selain bertambahnya luas daratan akibat surutnya air laut. Fenomena Meti Kei juga memberi anugerah bagi para nelayan sekitar pulau. Sebab, fenomena alam ini membuat para nelayan bisa dengan mudah menggiring tangkapan laut ke arah pantai, sehingga mereka tinggal mengambil ikan yang menggelepar di tempat yang surut.

Meti Kei sendiri terdiri dari dua kata yaitu “Meti” yang dalam bahasa Maluku berarti “kering kerontang” sedangkan “Kei” merujuk pada pulau tersebut.

Fenomena ini sudah amat terkenal khususnya di daerah Indonesia Bagian Timur, meski sebenarnya surut terendah yang paling besar terjadi di Aru. Namun, karena orang-orang di Kei lebih mempopulerkan istilah ini, maka disebut “Meti Kei”, bukan “Meti Aru”.

8 Destinasi Wisata Eksotis Kepulauan Kei

Di Kepulauan Kei, Anda bisa menikmati banyak sekali spot wisata yang menarik, berikut ini 8 di antaranya, yaitu:

1. Pantai Ngur Sarnadan di Ohoi Lilir

Mau melihat sunset dan menikmati semilir angin yang sejuk? Pantai Ngur Sarnadan di Ohoi Ilir bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain memiliki pasir pantai yang putih dan lembut, pantai Ngur Sarnadan di Ohoi Ilir ini sangat indah terutama di waktu senja.

2. Desa Adat Tanimbar Kei

Menyukai seni dan ingin mempelajari seni secara tradisional?Desa adat Tanimbar Kei bisa menjadi destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi. Desa ini masih memiliki daya tarik wisata karena masih memegang teguh bangunan, seni dan juga adat istiadat leluhurnya. Di sini kamu bisa belajar dan mengetahui  bentuk rumah adat Kepulauan Kei dengan beserta ragam benda unik seperti patung, bejana, tembikar, atau perhiasan.

3. Pantai Pasir Panjang di Ngurbloat, Ohoi Ngilngof

Sumber: Pixabay (gambar hanya ilustrasi)

Masih satu garis dengan pantai Ngur Sarnadan, pantai Pasir Panjang ini memiliki garis pantai sepanjang 2 km lebih. Di sekitaran pantai, ada banyak saung milik warga yang bisa disewa untuk bersantai sambil menyantap makanan dan minuman. Air lautnya sangat jernih, cocok untuk berenang, sunset nya juga sangat indah. Bahkan, majalah National Geographic menobatkannya sebagai pantai berpasir paling halus di dunia.

4. Pulau Ngav, Er, dan Ngodan

Masih penasaran dengan keindahan bawah laut pulau Kei dan ingin berpetualang diantara pulau-pulau kecilnya? Mungkin kamu harus mengunjungi pulau Ngav, Er dan Ngodan. Ketiga pulau kecil ini letaknya berdekatan. Selain kamu bisa berpetualang mengunjungi ketiga pulau, kamu juga bisa melakukan aktivitas bawah laut yang cukup menyenangkan di sini. Ikan hiu sirip hitam adalah primadona wisata di pulau-pulau ini. Akomodasi juga tersedia cukup lengkap. Sehingga kamu tidak perlu takut jika harus bermalam untuk waktu yang sedikit lama di pulau-pulau ini.

5. Pantai Pasir Timbul Ngurtafur sebagai Habitat Burung Pelikan

Pantai ini diberi nama pantai pasir timbul,karena hanya akan muncul saat air laut saat sedang surut. Pantai Pasir Timbul Ngurtafur berlokasi di pulau Waha.

Pantai yang memiliki lebar 7 meter dan menjorok ke laut ini memiliki pasir putih yang indah. Saat air laut surut, kamu bisa berjalan ke tengah sejauh 2 km seakan membelah lautan. Di pantai ini, kamu juga akan menemukan habitat burung Pelikan yang dikenal dengan nama Ngurtafur yang biasanya dalam persiapan untuk bermigrasi ke Maluku.

6. Gua Hawang

Sumber: Pixabay (gambar hanya ilustrasi)

Gua yang memiliki aliran air tawar yang bersih dan memancarkan cahaya sebening kristal mungkin hanya bisa kamu jumpai di Gua Hawang.

Gua Hawang terletak di Desa Letvuan. Gua ini terdiri dari dua liang yang dihubungkan oleh sungai di bawah tanah yang bisa dijelajahi dengan melakukan aktivitas diving. Gua Hawang ini sangat indah terutama jika kamu mengunjunginya di siang hari. Mengapa? karena adanya pantulan sinar matahari yang masuk dari celah-celah liang membuat airnya terlihat makin jernih dan berkilau.

7. Pulau Bair

Mengunjungi Pulau Bair berarti kamu harus siap untuk dimanjakan dengan pantai yang bersih dan panorama yang indah. Bagi kamu yang suka dengan kegiatan diving dan snorkeling, pulau ini juga akan menjadi surga bawah laut. Mengapa? Karena banyak terumbu karang yang sehat dan indah di sini. Berbagai jenis ikan juga masih bisa kamu jumpai. Berpetualang dan berenang di antara celah terumbu karang yang eksotik tentunya akan menjadi pengalaman seru tak terlupakan di sini.

8. Gua Luvat (Tebing Lukisan Tangan)

Ingin tahu peninggalan prasejarah yang masih bisa kamu pelajari? sepertinya kamu wajib mengunjungi destinasi wisata yang satu ini. Gua Luvat merupakan sebuah gua yang sekaligus menjadi tempat situs purbakala berupa tebing dengan lukisan matahari, panah, perahu, hewan dan lainnya. Dalam gua ini kamu akan menjumpai lukisan yang menggambarkan kehidupan prasejarah di masa lalu. banyak wisatawan asing mengunjungi gua ini karena tertarik dengan lukisan tersebut.

Festival Pesona Meti Kei

10 - 28 Oktober 2022 Lokasi: Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku

Festival Pesona Meti Kei merupakan event yang menampilkan pesona wisata dan kebudayaan di Pulau Kei. Pada tahun 2022 ini, Festival Pesona Meti Kei akan dikemas dengan metode hybrid yang menggabungkan kegiatan offline dan online. 

Semua kegiatan di event ini akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Adapun tujuan utama dari event ini adalah meningkatkan potensi pariwisata dan membangkitkan sektor ekonomi baik masyarakat pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatif. Kegiatan Festival Pesona Meti Kei 2022 akan dibagi ke dalam 2 tahap yaitu Pre-Event dan D-Day Activity dengan isi konten pariwisata dan subsektor ekonomi kreatif (souvenir, kriya, kuliner, seni pertunjukan, videografi, fotografi dan olahraga).

Pastinya, sebuah kegiatan wisata akan bisa dilakukan dengan baik jika direncanakan, jauh-jauh hari. Agar kegiatan wisata mu semakin asyik dan terencana, kamu sudah bisa mengintip jadwal event festival pariwisata seru di website Kharisma Event Nusantara sekarang juga. Jangan sampai ketinggalan ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tips Mengajarkan Storytelling Dalam Rangka Menumbuhkan Indonesia Cinta Membaca

Yuk Kenali 5 Jenis Pinjaman Online Ini!

Nonton Movie Online di ITCMOVIE Gratis Download Film Terbaru